Do the right things and do the things right..
Ungkapan diatas pertama kali saya dengar melalui seorang dosen di tingkat akhir kuliah saya. Kalau tidak salah mata kuliah pada saat itu ialah Sistem Informasi Manajemen. Saya agak lupa dalam bahasan apa beliau mengutarakan kalimat tersebut, namun saya ingat jelas beliau ingin menyampaikan bahwa kalimat diatas mewakili dua hal yang benar-benar berbeda namun bisa saling melengkapi.
Pada 29 November 2009 saya memiliki kesempatan menjalani ujian seleksi masuk Universitas Indonesia untuk program studi Ekstensi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer melalui jalur SIMAK UI. Dan alhamdulillah sekarang saya sudah diterima menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia. Pada saat itu materi yang diujikan ialah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris. Pada tulisan kali ini saya akan lebih banyak bercerita mengenai materi TPA karena disinilah banyak terjadi keunikan dan memiliki nilai berita
.
Jujur saja saya belum pernah mengikuti ujian TPA sebelumnya, jadi ini adalah pengalaman pertama saya. Pada kondisi tersebut saya berusaha mencari informasi dan bahan-bahan yang membahas mengenai TPA. Dari kegiatan pencarian informasi yang saya lakukan, di beberapa blog ada yang mengatakan bahwa TPA ialah sebutan baru untuk psikotes namun ada juga yang mengatakan keduanya merupakan hal yang berbeda. Yang mana yang benar, saya sendiri juga belum mengerti dengan jelas. Saya sendiri lebih fokus untuk mengetahui seperti apa bentuk soal-soal TPA dan bagaimana trik menghadapinya. Untuk mengetahui bentuk soal-soal TPA tentu tidak sulit, karena banyak toko buku yang menyediakan buku soal-soal latihan TPA. Tetapi mengenai trik menghadapi ujian TPA, saya menemukan sebuah blog yang membahas bagaimana mengerjakan soal ujian TPA dengan baik dan benar.
Saya lupa alamat blog-nya tetapi tidak menghalangi saya untuk mengucapkan terima kasih kepada seseorang diluar sana yang telah menuliskan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Semoga Allah memberikan pahala atas ilmu yang telah kau amalkan.
Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk menghadapi ujian SIMAK UI untuk jalur Ekstensi. Yang pertama saya lakukan ialah Berdoa. Hobi IT tapi tetap ingat Allah
Ya..Kata sederhana yang memiliki kekuatan besar jika dengan sabar dan tekun kita lakukan. Saya berdoa memohon petunjuk agar dimudahkan jalan dan diberi penerangan dalam menjalani ujian. Mungkin hal ini sepele, tapi ingat..jangan sekali-kali meremehkan kekuatan doa. Sudah cukup memohon kepada Allah, yang kedua saya lakukan ialah Latihan Soal dengan Tekun. Saya tidak memiliki banyak buku kumpulan soal TPA, hanya 1 buah yang saya beli di Gramedia dan 2 buah kepunyaan kakak saya itupun judulnya masih psikotes
. Soal TPA terdapat nilai minus. Jadi jangan berharap untuk tebak-tebakan apalagi untuk berdiskusi. Mbaca soal dan mbuletinnya aja udah nyita waktu apalagi untuk tanya kanan kiri
. Saya memiliki kelemahan di bagian Tes Angka, tetapi saya justru tidak terlalu mendalami bagian materi tersebut. Sebenarnya ini juga termasuk dalam trik yang saya baca. “kerjakan soal yang pasti benar jika kau jawab”. Artinya kerjakan soal-soal yang bisa dijawab dengan yakin dan pasti benar. Saya memutuskan untuk fokus pada materi Tes Kemampuan Kata (verbal) dan Tes Daya Nalar (logika) karena saya yakin di kedua bagian inilah saya bisa “curi poin” dan berusaha untuk 100% benar. Untuk materi Tes Angka saya hanya sepintas belajar pada bagian pembahasannya saja. Sudah pasrah saya
. Untuk materi Bahasa Inggris saya hanya melakukan review pada soal-soal TOEFL saja.
Ujian dengan materi TPA berlangsung terlebih dahulu dengan durasi sesuai jadwal yaitu 150 menit. Karena saya baru pertama kali mengikuti ujian TPA, saya cukup terkejut dengan sistem ujian yang ada. Soal ujian TPA dibagi kedalam 3 tahap. Tahap pertama ialah Tes Kemampuan Kata (verbal) dan yang diujikan ialah pada bagian Tes Analogi. Tahap kedua ialah Tes Angka dan tahap ketiga ialah Tes Daya Nalar (logika). Pada ketiga tahap tersebut sudah diberikan durasi masing-masing dan tidak boleh mendahului ke tahap selanjutnya jika durasi belum habis walaupun jika sudah mengerjakan seluruh soal pada suatu tahap, begitu juga jika durasi telah habis tetapi belum seluruh soal dikerjakan maka tahap yang sedang berjalan tersebut harus segera ditinggalkan dan segera beralih ke tahap berikutnya. Saya tidak tahu berapa tepatnya durasi yang diberikan pada masing-masing tahap karena sudah panik dengan sistem seperti ini
. Pada tahap pertama yaitu Tes Kemampuan Kata (verbal) saya masih bisa mengendalikan waktu, tenaga dan pikiran saya sehingga dapat menyelesaikan tahap ini dengan baik walaupun soal yang diberikan berbeda jauh dengan soal-soal latihan dalam hal tingkat kesulitannya. Mungkin lebih sulit 3 kali lipat dari soal-soal latihan dibuku. Pada tahap kedua ialah tahap yang saya yakin akan banyak bengongnya
yaitu Tes Angka. Benar saja, dari kurang lebih 25 soal yang diberikan saya hanya bisa menjawab 5 soal saja
malunya luar biasaa..tapi dari kelima jawaban itu saya yakin percaya berharap
pasti benar. Setelah banyak bengong dan melamun di tahap ini, ditahap yang ketiga yaitu Tes Daya Nalar (logika) saya merasakan perasaan yang nikmat dan asyik dalam mengerjakan soal. Saking asyiknya, saya sampai tidak memperhitungkan waktu dan jumlah soal yang tersisa sehingga saya keteteran di akhir-akhir waktu dan harus merelakan sekitar 3 soal kosong tak terisi
tetapi saya pastikan bahwa soal-soal yang saya jawab sebelumnya ialah yakin benar. Dan yang terakhir saya lakukan ialah berdoa kembali, tapi doa kali ini beda. Saya berdoa memohon diberikan jalan dan petunjuk terbaik dalam hal ini saya pasrah dan yakin akan kuasa Allah. Bukan putus asa loh ya
. Untuk soal bahasa inggris yang keluar adalah kebanyakan materi yang identik dengan soal-soal TOEFL. Alhamdulillah saya sudah siap dengan materi soal bahasa inggris ini.
Kesimpulannya adalah sangat tidak mungkin mengerjakan seluruh soal TPA dengan baik dalam waktu yang telah diberikan. Sehingga buatlah keputusan segera setelah membaca soal apakah soal ini masuk dalam kategori sulit atau mudah bagi anda. Jika dirasa sulit segeralah tinggalkan dan cari soal yang lebih ringan. Hindarilah menjawab dengan sembarangan. Pengalaman yang saya alami belum tentu akan sama bagi anda yang ingin menjalani ujian SIMAK UI, saran saya carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai bentuk soal dan aturan yang akan anda hadapi.
Dari cerita diatas yang saya lakukan hanyalah mengenali kelemahan saya dan mencari cara lain untuk mengeksplorasi kemampuan saya. Me-minimalisir kesalahan yang saya buat dengan mengetahui bagaimana aturan mainnya. Mempersiapkan diri jauh-jauh hari akan membuat diri kita lebih siap menghadapi segala kemungkinan.
Selain menjalankan sesuatu yang benar, alangkah baiknya jika kita menjalankan sesuatu dengan benar.
Terima kasih Allah. Engkau terlalu banyak memberi untukku..
>




boleh minta alamat emailnya ? mo tanya2 neh ttg ekstensi SI di UI. thx..
kalo kontak saya bisa dilihat disini http://patumanya.com/hio-fatoni
tp kalo mau tanya2 lebih jelas mengenai ekstensi UI gabung aja di forum nya http://penerimaan.ui.ac.id/forum/index.php?action=vtopic&forum=6
Mas mo nanya nich… k-lo mau masuk ekstensi SI Fasilkom UI kan harus ada pengalaman 2 tahun dibidang yang sama(IT), trus klo untuk yang fresh bisa nggak yah???saya ada pengalaman tapi baru 6bln,,, sewaktu mas mendaftar pengalaman or fresh… waktu itu saya kebentur masalah tersebut sehingga tidak jadi mendaftar… mohon dibalez mas Thank’z
Sayang bgd tuh udah hilang kesempatan dulu sebelum nyoba
UI memberikan keleluasaan mengenai pengalaman kerja. Kalo untuk pengalaman kerja sifatnya kumulatif. Jadi bisa digabungkan. Kumpulkan aja semua pengalaman kerja di institusi atau bisa juga pengalaman kerja lepas (freelance). Kalo kerja lepas bikin surat pernyataan sendiri aja.
tapi klo belum nyampe 2 tahun gimana mas? waktu mendaftar dicek dulu pengalamannya(bukti2x pengalaman berupa surat keterangan, dll) ato diceknya ketika dah keterima…???… please mohon di balez… soalnya pengen ikutan yang ekstensi mei2010
Surat keterangan pengalaman kerja di upload ke http://penerimaan.ui.ac.id pada masa2 tertentu.
Kalo sudah ujian dan diterima, syarat2 (termasuk surat keterangan kerja) dilampirkan saat daftar ulang.
Kurang tepat kalo istilahnya dicek, karena waktu saya daftar ulang tidak ada istilah pemeriksaan. Yang ada hanya melengkapi syarat2 aja.
Kumpulkan seluruh keterangan pengalaman kerja. Termasuk magang atau ada proyek2. UI memberikan keleluasaan dengan diperbolehkan membuat self statement.
Kalo saran saya daftar aja dulu. Fokus di ujiannya. Kalo sudah lulus ujian toh UI ga bisa membatalkannya kecuali karena masalah pembayaran.
Hatur thankyu dah mas atas info nya… akhirnya ada kejelasan juga, Sip 4 jempol deh atas sarannya… he..he..he.. makasih sekali lagi atas waktu luang dan tanggapannya… semoga lancar2x aja kuliah di UI, tunggu saya disana ya… he..he..he..
salam kenal Indra Ir,
Slm kenal juga.
Sering2 nlp ke Pelayanan Mahasiswa Terpadu untuk tanya2 update berita dan persyaratan.
Atau maen2 ke forumnya penerimaan ekstensi disini http://penerimaan.ui.ac.id/forum/index.php?action=vtopic&forum=6
Semoga berhasil..
mkc infonya
biasana latian2 soal gitu ada yg jual g d dkt2 UI?
seinget saya dulu sih ga ada.tp gatau jg deh kalo skrg.
buku latihan soal tpa di toko buku jg bisa dijadiin panduan.
bedanya ya bayangkan aja soalnya lebih susah 3 kali lipat
mantep artikelnya… kbetulan bln ini sy mau masuk ekstensi UI dari D3.. cuma yg saya bingungkan di website ui sampai ssat ini blum ada info penerimaaan mahasiswa ekatensi.. ditutup kali ya
sabar mas..

tunggu aja.nanti jg ada pengumumannya.
untuk thn ini blm ditutup kok
semoga sukses ujiannya
sori mw nanya mas,
di forum penerimaan UI adminnya mengatakan materi ujiannya TPA dan B. inggris. Berarti matematika dasar gk ada lagi mas?
thanks
Loh..emang matematika dasar ga ada.
Untuk SIMAK ekstensi cuma TPA & B.Ing
Di dalam TPA itu ya ada tes angka
mas mo nanya nih klo upload dokumen itu sesudah bayar ato sebelum, takutnya klo kita dah bayar trus upload dokumen kita gak masuk “klasifikasi” 2 tahun pengalaman kerja… secara kan beda kepala beda isi saya rasa saya dah ada pengalaman 2 tahun belum tentu staf penerimaannya berpendapat sama. dan akhirnya belum ujian udah ditolak pendaftarannya (angus dah duitnya)…. sistemnya gimana sih mas? tolong dijelasin biar lebih jelas… thank’z
saya rasa tahapannya sudah jelas disini
http://penerimaan.ui.ac.id/id/period/manual/361
coba dibaca lagi.
Jd yg bnr adalah bayar formulir dulu trus upload dokumen baru ujian.
Yang mas maksud bayar itu bayar apa?kalo bayar biaya pendidikan ya jelas setelah ada pengumuman lulus atau tidak.
Mengenai pengalaman kerja 2 thn ga usah pusing2 mikirinnya.magang aja dianggap pengalaman kerja kok.