Static Routing
Menambahkan remote network ke dalam routing table bisa melalui kedua cara berikut, yaitu melakukan konfigurasi static routing dan atau mengaktifkan protokol dynamic routing. IOS mempelajari remote network dan interface yang akan digunakan untuk mencapai suatu tujuan jaringan lalu kemudian menambahkannya kedalam routing table selama interface tersebut berada dalam keadaan aktif (enabled).
Ada beberapa kondisi yang tepat mengenai kapan penggunaan konfigurasi static routing, antara lain dalam contoh kasus sebuah jaringan yang terdiri dari sedikit router. Penggunaan static routing di dalam sebuah jaringan seperti ini dinilai tepat, tugas administrator tidak terlalu berat. Justru penggunaan dynamic routing tidak dibutuhkan karena tidak memiliki keuntungan yang berarti bahkan bisa menyebabkan overhead. Jaringan yang terhubung ke internet hanya melalui satu ISP tidak diperlukan menggunakan protokol dynamic routing karena bisa dipastikan jaringan tersebut hanya memiliki satu-satunya jalur keluar, sehingga cukup dikonfigurasi dengan static routing.
Berikut ini adalah contoh konfigurasi static routing :
Sebelum melakukan konfigurasi, ada baiknya melihat routing table pada masing-masing router terlebih dahulu dengan menggunakan perintah show ip route .
R1#show ip routeC 192.168.1.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0 C 192.168.2.0/24 is directly connected, FastEthernet0/1R2#show ip routeC 192.168.2.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0 C 192.168.3.0/24 is directly connected, Serial0/0/1R3#show ip routeC 192.168.3.0/24 is directly connected, Serial0/0/1
R1 sudah memiliki routing table yang memberikan informasi bahwa telah terhubung secara langsung dengan jaringan 192.168.1.0 dan 192.168.2.0 . R2 telah terhubung langsung dengan jaringan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0 . R3 telah terhubung secara langsung dengan jaringan 192.168.3.0 . Status C diawal baris menyatakan directly connected. Agar end device yang ada di jaringan 192.168.1.0 dapat melakukan ping terhadap R3 dan sebaliknya, maka routing table harus diperbarui dengan cara melakukan konfigurasi static routing sebagai berikut :
R3#configure terminalR3(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.3.1 R3(config)#endR1#configure terminal R1(config)#ip route 192.168.3.0 255.255.255.0 FastEthernet 0/1 R1(config)#endR2#configure terminal R2(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 FastEthernet 0/0 R2(config)#end
Di R3 ditambahkan route menuju 192.168.1.0 melalui next hop 192.168.3.1 . Di R1 ditambahkan route menuju 192.168.3.0 melalui exit interface FastEthernet0/1 . Di R2 ditambahkan route menuju 192.168.1.0 melalui exit interface FastEthernet0/1 .
Untuk sementara segitu dulu yang bisa saya bagi. Semoga bisa bermanfaat paling tidak sebagai arsip bagi diri sendiri
Happy Networking!!

>



