Static Routing

On March 5, 2010, in Cisco, Networking, by hio

Menambahkan remote network ke dalam routing table bisa melalui kedua cara berikut, yaitu melakukan konfigurasi static routing dan atau mengaktifkan protokol dynamic routing. IOS mempelajari remote network dan  interface yang akan digunakan untuk mencapai suatu tujuan jaringan lalu kemudian menambahkannya kedalam routing table selama interface tersebut berada dalam keadaan aktif (enabled).

Ada beberapa kondisi yang tepat mengenai kapan penggunaan konfigurasi static routing, antara lain dalam contoh kasus sebuah jaringan yang terdiri dari sedikit router. Penggunaan static routing di dalam sebuah jaringan seperti ini dinilai tepat, tugas administrator tidak terlalu berat. Justru penggunaan dynamic routing tidak dibutuhkan karena tidak memiliki keuntungan yang berarti bahkan bisa menyebabkan overhead. Jaringan yang terhubung ke internet hanya melalui satu ISP tidak diperlukan menggunakan protokol dynamic routing karena bisa dipastikan jaringan tersebut hanya memiliki satu-satunya jalur keluar, sehingga cukup dikonfigurasi dengan static routing.

Continue reading »